Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger


--- Aufklärung ---


Senin, 05 Oktober 2009

Aku dan peranku

ia hanya setetes air yang terdiam di pucuk daun tua
embunlah yang mengundangnya datang
di pagi ini di musim panas yang tlah melanda hamparan bumi

ia masih tetap sama, tertawa oleh ketidakberdayaan untuk pergi meninggalkan
terdiam oleh kegelisahaan, untuk menanti datangnya angin yang menyegarkan
menggoyah dan menggetarkan dari setiap dedaunan yang menua oleh derai waktu


Minggu, 04 Oktober 2009

Ksatria, Bulan & Bintang ---> part. 2

Mencari Sebuah Jawaban!!!

Lama sudah sang ksatria mengamati sang bintang,

Dilihatnya bintang itu. dilihatnya hingga jauh menerawang ke angkasa raya. bintang itu tampak begitu indah dan bahagia hidup diangkasa semesta, baginya bintang itu bagaikan putri balet yang sedang menari-nari dengan pancaran sinarnya.

Bintang itu tampak begitu bahagia, riang penuh dengan canda dan tawa, tawa yang penuh dengan beribu-ribu perasaan yang terluapkan oleh satu senyuman, bintang itu bagaikan anak kecil yang terpuaskan oleh permainnanya. ia tampak begitu asyik, asyik dengan imaginasianya.. imaginasi yang hidup dari alam  khayalnya.

Dan....
Selama ini Ksatria tau,
Bahwa, begitu jauh bintang itu berada, jauh menembus langit ketuju, langit yang sulit untuk direngkuh oleh seorang ksatria, baginya tempat itu  lebih jauh daripada bulan, bulan yang slama ini ia puja dan juga ia cintai, dan yang bisa ksatria lakukan saat ini hanyalah berharap, berharap untuk menunggu dan menunggu agar sang bintang, jatuh ke dalam dasar lubuk hatinya.

Ksatria, Bulan & Bintang ---> part. 1

Ini hanyalah kisah yang tejadi karna adanya sebuah mimpi, mimpi yang memberikan begitu banyak harapan.

...............................................................................................................................................................

Pagi merekah bagaikan bunga yang baru mekar dari kuncupnya, sedangkan sang malam yang sayup-senyap mulai menanggalkan jubah hitamnya. Waktu hanyalah bagaikan air sungai yang mengalir yang trus mengikuti arus kehidupan, yang tak kan berhenti walaupun hanya sesaat.

Kehidupan hanyalah terdiri dari menit dan detik, kehidupan hanya terdiri dari siang dan malam yang tersusun dari  hembusan-hembusan nafas kehidupan, kehidupan adalah anak sungai yang mengalir terus tanpa henti, yang kadang jernih dan juga kadang kotor.

KSATRIA: Apakah ini hanyalah sebuah mimpi?..., mimpi yang slama ini slalu kumimpi-mimpikan. Dan jika seandainya ini mimpi biarkanlah aku tertidur dalam keterlelapan untuk selama-lamanya, dengan mimpi-mimpi dan juga harapan-harapan yang slama ini tlah kubangun dengan berjuta tawa dan tangisan.

Ya..

Ini tentang ksatria,

Ksatria yang terus hidup dengan bayang-bayang seorang putri, putri yang slama ini memberikan harapan dan juga sebuah mimpi baginya.


Rabu, 23 September 2009

penciptaan puisi

      Penciptaan puisi bagi seseorang mungkin dilakukan untuk membantu dirinya agar dapat meringankan penderitaan/kesusahan yang dia alami, baik lahiriah atau batiniah yang telah ia rasakan.

      Penciptaan puisi pun juga dapat menguatkan diri ketika seseorang merasa lemah, membangkitkan kembali semangat seseorang ketika ia merasa putus asa, mengurangi beban mental penciptanya dalam menjalani kehidupan, meneduhkan kekecewaan, menjadi media peluapan emosi dengan bahasa yang sudah dibuat sedemikian rupa  sehingga agar orang lain bisa menikmatinya. (puisi merupakan bentuk kretaif dan ekspresif dari lupapan emosi).

      Lewat sebuah puisi, kita bisa dapat menggugat apapun, bahkan masalah cinta sekalipun. Bukankah tak salah jika seseorang yang ditolak cintanya mentah-mentah akhirnya marah lewat sebuah puisi (he2...hiki’s, pengalaman pribadi nich). eh, tapi jangan salah BRO bukan hanya masalah cinta saja, lewat sebuah puisi seseorang pun dapat menggugat kekuasaan kapitalisme yang begitu ganas baik di dunia politik pemerintahan,dikampus, atau bahkan di dalam masalah keluarga sekalipun (kepemimpinan seorang ayah yang otoriter).



Minggu, 20 September 2009

Kreatifitas


Manusia dapat menciptakan sebuah kreatifitas yang terlahir dari akal pikirannya dengan menggunakan media tulisan, dimana bentuk-bentuk keratifitas tersebut yang kemudian dapat menjadikan suatu ruang pertemuan (respon sosial) dengan memakai medium bahasa yang selalu mengalami sebuah ketegangan (konflik). yang semua itu biasa disebut dengan kreatifitas kata. kreatifitas kata merupakan suatu ungkapan rasa atau luapan emosi dalam bentuk kata-kata yang kemudian terangkai menjadi sebuah kalimat yang biasanya bahasa yang digunakan berbeda dengan bahasa keseharian, biasanya kata-kata yang dihasilkan berasal dari suatu kondisi yang dirasakan pada saat itu atau dihasilkan dari suatu imajinasi atau fantasi yang bersifat kreatif serta ekspresif.
 

Search Engine Submission - AddMe